Compusite Family (Keluarga Gabungan)
Pengertian
Keluarga yang terbentuk dari keluarga inti satu dengan keluarga inti yang lain di sebabkan salah satu dari mereka (Suami atau Istri) meninggal atau cerai.
Masalah
1) Ekonomi
a) Kesulitan dalam pembagian harta warisan
b) Kondisi taraf ekonomi tergolong dalam tingkat ekonomi menengah karena menghidupi dua keluarga sekaligus jadi biaya sehari – hari meningkat
2) Psikis
a) Anak mengalami hambatan dalam berkembangan mental
b) Menimbulkan rasa iri atau kecemburuan dalam anggota keluarga
c) Kasih sayang yang diberikan orang tua kurang
3) Sosial
a) Mudah terpengaruh dalam dalam masyarakat dalam hal negatif
b) Anak tidak betah dirumah
Cara Mengatasi
1) Preventif
Sebelum menikah para suami atau istri harus bermusyawarah atau berdiskusi dengan anggota keluarganya.
2) Kuratif
Memberikan pengertian pada masing – masing anggota keluarga bahwa mereka satu keluarga, agar tidak memiliki rasa iri dan agar saling sayang menyayangi antara anggota keluarga.
Apabila sudah terlanjur terjadi atau timbul masalah dapat di selesaikan dengan bimbingan dan konseling Keluarga baik orang tua maupun anak.
Cohabitation (Kumpul Kebo)
Pengertian
Keluarga yang terbentuk dari laki – laki dan perempuan yang belum ada ikatan perkawinan dengan melakukan hubungan layaknya suami istri dan hidup bersama yang bersifat permanen atau tidak
Masalah
Keluarga Cohabitation
1) Adanya pandangan negatif dari masyarakat dan orang tua terhadap keluarga cohabitation
2) Di cemooh oleh masyarakat
3) Jika terjadi perceraian pihak perempuan akan dirugikan
Anak Cohabitation
1) Tidak memiliki Akta Kelahiran atau tidak dilindungi oleh hukum
2) Mengalami hambatan perkembangan
3) Minder
Cara mengatasi
1) Preventif
Pihak perempuan sebaiknya memikirkan terlebih dahulu akibat yang akan ditimbulkan dari hubungan tersebut.
2) Kuratif
Kedua belah pihak sebaiknya menikah secara resmi
Gay – Couple (homo-sex)
Pengertian
Pasangan yang memiliki jenis kelamin yang sama, yang memiliki hubungan sexsual
Masalah
1) Mendapat cemooh dari masyarakat
2) Mudah terjangkit penyakit terutama penyakit kelamin atau aids
Cara Mengatasi
1) Preventif
Sebelum melakukan hubungan tersebut sebaiknya memikirkan akibat – akibat negatif yang akan terjadi
2) Kuratif
Keluarga atau terdekat harus membantu menyadarkan bahwa perbuatan itu salah
Apabila sudah terjadi dapat di bantu pada psikolog, dokter dan ahli agama seperti ustad, pendeta dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar